Digital Culture Visit

Selama bertahun-tahun, manusia telah mengekplorasi nilai kemanusiaan yang sama melalui seni dan kreativitas. Di era digital saat ini, digital culture telah mengubah cara manusia hidup, bekerja, bermain, bahkan beristirahat. Lalu, apakah seni dapat tetap membantu manusia mengeksplorasi dan mencari tahu nilai kemanusiaan yang sama melalui seni di era budaya digital ini? Dapatkah teknologi membantu kita untuk membuat karya seni di media baru, untuk membagikan ide-ide brilian dengan cara baru, dan membantu agar seni dapat dijangkau oleh lebih banyak lagi orang?

Bagaimana UK dan Indonesia dapat bekerja bersama untuk menciptakan sebuah masa depan di era digital yang diwarnai kreativitas?

Program digital culture kami akan mengumpulkan seniman, innovator, dan makers  dari UK dan Indonesia untuk saling berbagi berbagai ide-ide kreatif dan inovatif dari dua Negara yang memiliki potensi ekonomi kreatif yang kuat ini. Program ini akan mengarah pada kolaborasi  UK dan Indonesia yang penuh dengan imajinasi kreatif dan tentunya memiliki kontribusi yang positif pada masyarakat. 

MENGAPA KAMI MENGADAKAN KUNJUNGAN INI?

British Council berkomitmen penuh dalam membangun hubungan yang kuat dan mengembangkan jaringan yang solid antara industri kreatif di UK dan Indonesia, termasuk salah satunya sektor yang tengah  menjadi prioritas: sektor digital. Dari tanggal 29 Februari hingga 8 Maret 2016, tujuh dari penggiat kreatif UK akan mengunjungi Indonesia untuk menjelajahi sektor baru yang sedang berkembang pesat ini.

Acara Publik

Organisasi dari UK

Delegasi dari UK yang akan datang ke Indonesia membawa banyak pengalaman di seni interaktif dan seni yang menggunakan media digital. Kenali mereka lebih lanjut dengan melihat link di bawah ini 

•Michael Stubbs - FACT Liverpool
•Mark Daniels - New Media Scotland
•Irini Papadimitriou - V&A 
•Benjamin Eaton - Invisible Flock
•Nick Tandavanitj - Blast Theory
•Gabrielle Jenks - Abandon Normal Devices
•Richard Clifford - Maklab Glasgow

Organisasi dari Indonesia

Organisasi dari Indonesia yang akan terlibat dalam program ini adalah organisasi yang telah mengeksplorasi dan melakukan percobaan tentang digital art dan mayoritas organisasi ini bekerja secara dekat dengan masyarakat dan komunitas. Lihat lebih lanjut karya dan profil mereka di link berikut:  

MakeDoNia Makerspace and Innovation Hub
Bandung Creative City Forum (BCCF)
ruangrupa
WAFT Lab
Life Patch
Jatiwangi Art Factory (JAF)