Newton Institutional Links adalah bagian dari Newton Fund. Dana ini adalah bagian dari program Bantuan Pembangunan Pemerintah (Official Development Assistance) Inggris.

Newton Institutional Links menyediakan dana pembangunan untuk mendukung kolaborasi riset dan inovasi antara Inggris dan Indonesia. Riset - riset yang difasilitasi oleh dana newton bertujuan  untuk mengatasi tantangan dan kebutuhan pembangunan Indonesia, misalnya, kondisi cuaca ekstrim, peningkatan akses ke fasilitas medis yang terjangkau, kepanganan dan ketahanan energi.

Dana ini menyediakan modal awal di skala kecil untuk: 

  • Memulai dan mengembangkan kolaborasi antara kelompok akademik, departemen dan institusi di Indonesia dan Inggris
  • Dukungan untuk pertukaran kepakaran dan ilmu riset
  • Membangun pusat - pusat kepakaran atau inovasi untuk kegiatan kemitraan Inggris - Indonesia 

Call for Application 2018/19

Item Deskripsi
Mitra Penyandang Dana Indonesia
  • Direktorat Riset dan Pengembangan - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti)
  • Program Kerjasama Luar Negeri (KLN)
Area Prioritas Tematik
  • Pangan dan pertanian
  • Integrasi Fokus Riset Energi - Energi Baru dan Terbarukan
  • Kesehatan - Obat-obatan
  • Transportasi
  • Teknologi Informasi dan Komunikasi
  • Material Maju
  • Kemaritiman
  • Kebencanaan
  • Sosial Humaniora - Seni Budaya - Pendidikan

* Sub-topi prioritas dapat dilihat di bagian bawah.

Durasi Hibah

12  bulan

Jumlah Hibah

Total proposal senilai maksimum GBP 132,000 , terdiri dari GBP 80,000 untuk pihak Inggris (ditanggung Newton Fund) dan IDR 1,000,000,000* untuk pihak Indonesia (ditanggung oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi).

Mohon mencatat bahwa Ristekdikti menyediakan dana dalam Rupiah. 

* Newton Fund (Pihak Inggris) : Minimum GBP 50,000 dan Maximum GBP 80,000 

Ristekdikti (Pihak Indonesia) : Minimum IDR 190,000,000 dan Maximum IDR 1,000,000,000 (sekitar GBP 10,000 hingga GBP 52,000 - akan dinilai berdasarkan topik dan output riset)

* Di pihak Indonesia, dana riset akan berkisar antara IDR 190,000,000 hingga IDR 1,000,000,000 tergantung dari fokus dan tipe riset (apakah dasar atau terapan). Hal ini akan dikonfirmasi oleh Ristekdikti berdasarkan rekomendasi dari reviewer.

Pengajuan Aplikasi

Satu aplikasi per kemitraan Indonesia - Inggris, aplikasi online melalui sistem UK (Newton Fund)

Pengaturan Kontrak

Newton Fund mendanai Institusi Inggris dan Ristekdikti mendanai Institusi Inggris

Pertimbangan Lainnya

Kriteria untuk Principal Investigator Inggris sama dengan Panduan Umum Newton Fund. 

Kriteria khusus untuk Principal Investigator Indonesia:
  • Principal Investigator Indonesia harus terdaftar dalam SIMLITABNAS (Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)
  • Bekerja di Universitas yang terdaftar di Ristekdikti
  • Untuk persyaratan lainnya, silakan merujuk pada Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat edisi xii Tahun 2018) halaman 22 melalui http://bit.ly/panduansimlitabnas2018 di bawah seksi Penelitian Dasar dan Penelitian Terapan.

Pada pelaksanaan monitoring, selain melengkapi laporan pada ResearchFish,  Principal Investigator Indonesia harus memasukan laporan naratif dan keuangan ke Ristekdikti

CARA MENDAFTAR

CARI MITRA DARI INGGRIS

BACA PANDUAN DENGAN BAIK

ISI APLIKASI DENGAN LENGKAP

Lengkapi aplikasi secara online  

PENGUMUMAN

British Council akan menghubungi bagi mereka yang aplikasinya disetujui.

JADWAL

  • 9 April 2018 - Aplikasi dibuka
  • 8 Juni 2018 - Aplikasi ditutup
  • Juni/Juli 2018 - Peninjauan kelayakan
  • September 2018 - Peninjauan kualitas
  • Oktober 2018 - Panel gabungan Indonesia - Inggris
  • Desember 2018 - Pengumuman
  • Akhir Desember 2018 - Pembayaran pertama

TOPIK PRIORITAS DAN SUB-TOPIK

Pangan dan pertanian

  • Teknologi pemuliaan bibit tanaman, ternak, dan ikan
  • Teknologi budidaya dan pemanfaatan lahan sub- optimal
  • Pengembangan sumber daya manusia pertanian
  • Teknologi pascapanen dan rekayasa teknologi pengolahan pangan
  • Teknologi ketahanan dan kemandirian pangan

Integrasi Fokus Riset Energi - Energi Baru dan Terbarukan

  • Teknologi substitusi bahan bakar
  • Kemandirian teknologi pembangkit listrik
  • Teknologi konservasi energi
  • Teknologi ketahanan, diversifikasi energi dan penguatan komunitas sosial

Kesehatan - Obat-obatan

  • Teknologi produk biofarmasetika
  • Teknologi alat kesehatan dan diagnostik
  • Teknologi kemandirian bahan baku obat
  • Pengembangan dan penguatan sistem kelembagaan, kebijakan kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung kemandirian obat

Transportasi

  • Teknologi dan manajemen keselamatan transportasi
  • Teknologi penguatan industri transportasi nasional
  • Teknologi infrastruktur dan pendukung sistem transportasi
  • Kajian kebijakan, sosial dan ekonomi transportasi
  • Intelligent transportation system

Teknologi Informasi dan Komunikasi

  • Pengembangan Infrastruktur TIK
  • Pengembangan sistem/platform berbasis Open Source
  • Teknologi untuk Peningkatan Konten TIK
  • Teknologi piranti tik dan pendukung TIK
  • Pengembangan sistem berbasis
  • Kecerdasan buatan

Material Maju

  • Teknologi pengolahan mineral strategis berbahan baku lokal
  • Teknologi pengembangan material fungsional
  • Teknologi eksplorasi potensi material baru
  • Teknologi karakterisasi material dan dukungan
  • industri

Kemaritiman

  • Teknologi kedaulatan daerah 3T (terdepan, terpencil, terbelakang)
  • Teknologi konservasi lingkungan maritim
  • Teknologi penguatan infrastruktur maritim
  • Pemberdayaan dan peningkatan partisipasi perempuan dan inklusi sosial dalam lingkungan kemaritiman.

Kebencanaan

  • Teknologi dan manajemen bencana geologi
  • Teknologi dan manajemen bencana hidrometeorologi
  • Teknologi dan manajemen bencana kebakaran lahan dan hutan
  • Teknologi dan manajemen bencana alam: gempa bumi, tsunami, banjir bandang, tanah longsor, kekeringan (kemarau), gunung meletus.
  • Mitigasi, perubahan iklim dan tata ekosistem
  • Teknologi dan manajemen lingkungan
  • Bencana kegagalan teknologi
  • Bencana sosial
  • Mitigasi berkelanjutan terhadap bencana alam

Sosial Humaniora - Seni Budaya - Pendidikan

  • Pembangunan dan penguatan sosial budaya
  • Sustainable mobility
  • Penguatan modal sosial
  • Ekonomi dan sumber daya manusia
  • Pengarusutamaan gender dalam pembangunan
  • Seni, identitas, kebudayaan, dan karakter bangsa
  • Seni
  • Pendidikan

PERTANYAAN YANG SERING DITANYAKAN (FAQ)

Berapa banyak panggilan Institutional Links yang dibuka dalam setahun?

Newton Institutional Links adalah panggilan tahunan yang dibuka bulan April setiap tahun, silakan kunjungi situs web kami di https://www.britishcouncil.id/program/pendidikan/newton-fund  untuk mendapatkan informasi terbaru tentang panggilan dan peluang lainnya.

Apakah persyaratan untuk menjadi ketua pengusul?

Untuk ketua pengusul Inggris silakan lihat di panduan Newton Fund poin 5 untuk persyaratan individu dan lembaga

  • Kedua Ketua Pengusul harus Peneliti Terkemuka atau Peneliti yang berpengalaman dibidangnya
  • Ketua Pengusul harus merupakan karyawan tetap dari salah satu dari institusi di bawah (Professor yang sudah pensiun dan Doktor kehormatan tidak dapat melamar sebagai ketua pengusul), yaitu:  
  1. Lembaga pendidikan tinggi nirlaba dengan kapasitas untuk melakukan penelitian berkualitas tinggi, kecuali ditentukan lain dalam Lampiran 1
  2. Lembaga pendidikan tinggi di Inggris (semua institusi pendidikan tinggi di Inggris memenuhi syarat)
  3. Organisasi penelitian nirlaba dengan kapasitas untuk melakukan penelitian berkualitas tinggi. Sebagai contoh Catapult Center (untuk kasus Pemohon Utama Inggris) 

Untuk ketua pengusul Indonesia silahkan lihat di Panduan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat edisi XII. untuk persyaratan individu dan lembaga.

Perlu diingat hanya ketua pengusul yang bekerja di Universitas-universitas di Indonesia yang berada dibawah Ristekdikti yang memenuhi syarat untuk mengikuti panggilan ini. 

Apakah saya memerlukan mitra dari institusi UK untuk mendaftar ke Newton Fund?

Ya, Newton Fund membutuhkan 1 Ketua Pengusul dari Inggris dan 1 Ketua Pengusul dari Indonesia untuk mengajukan 1 aplikasi bersama

Jika saya tidak memiliki mitra UK, apakah Newton Fund menyediakan fasilitas pendukung?

Pilihan fasilitas untuk menemukan mitra UK tersedia  pada seksi ‘Cara Pendaftaran’ pada link ini. Jika anda sudah memiliki kerjasama dengan mitra UK yang memenuhi syarat, anda dipersilahkan melanjutkan aplikasi anda.

Apakah Memorandum of Understanding (MoU) antara 2 lembaga (Inggris-Indonesia) diperlukan?

Memiliki MoU adalah hal yang diharapkan dari pengusul namun bukanlah sesuatu hal yang wajib; hal ini akan menambah nilai pada proposal Anda. Ada kemungkinan bahwa Ristekdikti akan meminta pengusul yang terpilih untuk mempersiapkan MoU.

Jika saya sudah menerima dana dari institusi di luar Inggris untuk penelitian saya, apakah saya masih berhak mendapatkan dana tambahan dari Newton Fund Institutional Links?

Ya, Anda masih memenuhi syarat. kami mendorong kemitraan multilateral meskipun dalam kasus Newton Fund, kami membutuhkan 2 pengusul utama: Inggris dan Indonesia

Dapatkah pengusul mengajukan beberapa aplikasi untuk pendanaan dengan mitra UK atau Indonesia yang berbeda?

Tidak. Ketua pengusul hanya dapat mengajukan satu aplikasi untuk setiap panggilan Institutional Links. Namun setiap departemen dalam satu lembaga dapat membuat beberapa aplikasi untuk setiap panggilan asalkan kegiatan yang diusulkan berbeda.

Bagaimana sistem submisi aplikasi untuk NF Institutional Links-KLN?

Aplikasi akan melalui satu pintu saja. Semua pengusul harus melengkapi aplikasi mereka melalui portal British Council Newton Fund. Anda tidak perlu mendaftar ke SIMLITABNAS atau saluran ristekdikti apa pun untuk panggilan ini.

Siapa yang mengirimkan aplikasi online?

Ketua Pengusul Inggris atau Ketua Pengusul Indonesia dapat menyerahkan permohonan ke portal online British Council. Dalam banyak kasus, Ketua Pengusul Inggris yang menyerahkan aplikasi ke portal online

Di mana saya dapat menemukan informasi lengkap mengenai Panggilan Links Institusional Newton?

Semua informasi tersedia dalam panduan Newton Institutional Links. Namun jika anda masih memerlukan informasi lebih lanjut, silakan mengajukan pertanyaan anda ke newtonfund.indonesia@britishcouncil.or.id