British Council Indonesia dan DaDaFest membuka peluang untuk residensi selama 10 hari di Inggris bagi praktisi-praktisi kesenian disabilitas terpilih! Tenggat waktu: 12 September 2019
Poster Disability Arts Learning Residencies in UK, 2019

Sebuah kesempatan untuk praktisi kesenian asal Indonesia yang memiliki disabilitas, untuk mengalami secara langsung sektor kesenian disabilitas di Inggris.

Bekerja sama dengan DaDaFest, British Council menawarkan sebuah program learning residency selama 10 hari di Inggris untuk praktisi kesenian asal Indonesia yang memiliki disabilitas.

Program ini dirancang untuk menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan kapasitas pelaku-pelaku utama di sektor kesenian disabilitas Indonesia, baik itu seniman, produser, pekerja seni, aktivis, advokat, kritikus, kurator, dsb – membekali mereka dengan kemampuan, ide, reputasi, dan koneksi internasional.

Program residensi selama 10 hari ini akan terdiri atas rangkaian kunjungan dan pertemuan dengan tokoh-tokoh seni disabilitas di Inggris, pertunjukan, acara diskusi, serta kesempatan berjejaring. 

Kesempatan ini sifatnya ditanggung penuh, meliputi biaya perjalanan, biaya hidup sehari-hari, dan biaya untuk penyediaan aksesibilitas.

Tenggat waktu pengumpulan aplikasi adalah 12 September 2019, 17.00 WIB.

Apabila anda tertarik dan ingin mendaftar, mohon mengunduh informasi lengkap dan formulir aplikasi di bawah ini yang tersedia dalam format Microsoft Word dan PDF.

Apabila Anda memerlukan penjelasan atau informasi pendaftaran program dalam format tertentu, atau apabila anda memiliki pertanyaan, mohon menghubungi: Annisa Fauzia (Programme Officer) dengan melalui surel ke Annisa.Fauzia@britishcouncil.or.id atau melalui SMS ke +6281219800205 atau melalui telepon ke +62 21 293 33470.

  • Disability Arts Learning Residencies Form Bahasa Indonesia (pdf) (Adobe PDF 296KB)
  • Disability Arts Learning Residencies Form Bahasa Indonesia (docx) (Microsoft Word 54KB)