Delegasi Indonesia untuk The Great Escape 2016

Goldierocks a.k.a Sam Hall

Dengan selebriti internasional seperti Madonna dan Richard Branson sebagai penggemarnya, Sam tampil di berbagai festival di seluruh dunia seperti Bestival, Latitude dan Burning Man, dan juga di tempat-tempat unik seperti bunker Soviet di Kazakhstan. Melalui program radio yang diproduksi oleh British Council, ia telah melahirkan nama-nama besar di industri musik, seperti Amy Winehouse, The Killers Jake Bugg dan The xx. 

Hana Madness, Artis

Heather Lander

Heather Lander Heather Lander

Installation and projection artist, Residence with Tanah Indie

Heather adalah seorang Sarjana Seni dari Glasgow School of Art dimana dia menerima penghargaan Bram Stoker Award untuk karnyanya yang dihargai sebagai karya terbaik dan penuh imajinasi. Dia juga telah menerima penghargaan dari Glasgow Life, the Hope Scott Trust Foundation dan Creative Scotland. Baru- baru ini karyanya ditampilkan di beberapa festival: Glasgow International, Hidden Door di Edinburgh dan Spectra di Aberdeen. Heather adalah seorang seniman yang didukung oleh Cryptic, Glasgow.

Hendromasto Prasetyo

Kurator

Heru Joni Putra, Josh Ben-Tovim, Roseanna Anderson

Publikasi resmi untuk program Bridging Cities Exeter x Jakarta sebagai Cities of Literature.

Ibrahim Arimurti Rashad

Editor dan Penerjemah, berdasarkan tulisan dari Liv Hooper, Exeter City of Literature

Julian Abraham ‘Togar’ bermain drum dalam sesi live bersama Brother Portrait. © Dok. oleh Tom Platinum Morley.

Ibrahim Arimurti Rashad

Editor dan Penerjemah, berdasarkan tulisan dari Nottingham Contemporary

Suzanne M Yazid (kiri) dan Angkasa Nasrullah Emir (kanan) berfoto bersama di pameran Capturing Surroundings, Wangirupa Creative Art Space, Bandung, 2024.

Ibrahim Arimurti Rashad

Editor dan Penerjemah, berdasarkan laporan dari Tab Space.

Penari tuli dari Kitapoleng berpose dengan kostum putih.

Ibrahim Arimurti Rashad

Editor dan Penerjemah, berdasarkan materi dari Kitapoleng

Representatif dan fasilitator dari Jogja Disability Arts dan DaDaFest berfoto bersama di sesi lokakarya Yogyakarta, 2024.

Ibrahim Arimurti Rashad

Editor dan Penerjemah, berdasarkan tulisan dari Jogja Disability Arts