Kamis 12 July 2012

Telah terpilih 20 wirausahawan kreatif muda Indonesia untuk memperebutkan posisi juara pada IYCE Awards British Council 2012-2013. Selama empat hari, 11-14 Juli 2012, 20 finalis akan mengikuti proses karantina dan serangkaian kegiatan bertujuan meningkatkan kapasitas dan keterampilan dalam memperluas jaringan usaha mereka. 

Kompetisi IYCE merupakan kompetisi tahunan terbuka bagi wirausahawan muda yang mampu menggabungkan kesuksesan bisnis, pencapaian kreatif, misi sosial, dan antusiasme untuk berkolaborasi secara internasional. Kompetisi ini membuka peluang bagi wirausahawan kreatif muda Indonesia untuk menjajal pasar Inggris yang merupakan pintu gerbang ke Eropa. 

Tahun ini kompetisi IYCE terbuka untuk dua (2) kategori: Kategori Desain dan Fesyen dan Kategori Film dan Interaktif. Dua kategori ini merepresentasikan industri paling berkembang pesat baik di Inggris dan Indonesia. Dari ratusan aplikasi yang masuk, British Council akhirnya berhasil menjaring 20 nama sebagai finalis IYCE Awards 2012-2013:

Kategori Desain dan Fesyen:

  1. Agit Bambang Suswanto (17 November 1989), Pemilik AMBLE Footwear
  2. Alvin Tjitrowirjo (9 Juni 1983), Pemilik dan Direktur Kreatif PT Desain Indonesia Bangga
  3. Ary Wibowo (4 Januari 1976), Pendiri dan Direktur Artmosvere
  4. Carline Darjanto (25 Mei 1987), Pemilik dan Direktur Kreatif Cotton Ink
  5. Danny Kurniawan (12 Mei 1976), Pemilik PT Dwitunggal Karunia Gemilang
  6. Dewi Tanjung (17 Mei 1978), Pemilik CV De Tanjung Indonesia
  7. Erika Oktarini (3 Oktober 1981), Pemilik dan Direktur EDUARTION dan Matrik Ladang Belajar
  8. Safrida Purnamasari (16 Juli 1975), Pemilik Cahaya Lampu
  9. Stefanie Kurniadi (11 Juni 1985), Pemilik dan Kepala Strategi Digital DIXGITAL
  10. Yusuf Ramdhani (26 April 1989), Pemilik dan Direktur Kreatif Foremost Indonesia

Kategori Film dan Interaktif:

  1. Andibachtiar Yusuf (15 Januari 1974), Pemilik dan Direktur Bogalakon Pictures
  2. Bagus Utama (27 April 1975), Pendiri dan CEO Rajakarcis.com
  3. Dien Wong (25 Februari 1979), Direktur Altermyth (PT Mythic Perspektif Indonesia)
  4. Diana Rikasari (23 Desember 1984), Penulis blog dan pemilik UP! Shoes
  5. Doni Hernawan (4 Agustus 1978), Pendiri dan Direktur GETSolutions 
  6. Edy Susanto ( 4 November 1977), Pemilik dan Direktur Kreatif Cerahati New Media Works
  7. Fajrian Difa Vedder (25 Februari 1981), Pendiri Studio Samuan 
  8. Kevin Mintaraga (19 Januari 1985), Pendiri dan Direktur Utama XM Gravity (sebelumnya Magnivate Group)
  9. Sindhu Prabowo Dilaksono (25 April 1978), Pemilik dan Direktur Act! Visual Communications & Pendiri Kark Mobile Education
  10. Vincesius Christiawan (21 Juli 1973), Direktur House of Natural Fiber (HONF Foundation)

Apa yang membedakan IYCE Awards British Council 2012 dari tahun-tahun sebelumnya? Pertama, kesempatan bagi para pemenang untuk mendapatkan pendanaan proyek besar dari Inggris dan/atau Indonesia. Kedua, pengembangan konsep “Malam Kewirausahawan Kreatif.” Lebih dari sekedar wacana mengumumkan pemenang IYCE Awards 2012, acara ini memberikan ruang bagi para finalis untuk speed networking, presentasi, dan berbagi pengalaman dengan para pemenang IYCE sebelumnya dan wirausahawan sukses lainnya. Ketiga, kesempatan bagi para pemenang untuk berkunjung ke Inggris. Tahun 2012, British Council akan mempertemukan YCE Inggris dengan kelompok internasional. Kami membuka akses seluas-luasnya kepada para pemenang untuk berkolaborasi secara internasional. Diharapkan, ini dapat mempercepat hubungan mereka dengan para pelaku industri; para agen di Inggris, mitra dan penanam modal bersama YCE. 

Melalui kunjungan singkat ke Inggris selama tujuh hari, wirausahawan kreatif muda lainnya dari 27 negara akan berjejaring dengan pemuka industri di Inggris, berpartisipasi dalam kegiatan masterclass eksklusif, dan berkesempatan untuk mempromosikan usaha kreatif mereka dalam festival internasional. 

Khususnya mulai 2012, British Council menyediakan skema pendanaan atau Seed Funding. Tahun ini, British Council menyediakan pendanaan kepada dua alumni IYCE sukses: Wahyu Aditya dan Yoris Sebastian. Mereka  akan merancang sebuah proyek yang akan membantu menanggulangi masalah sosial dan ekonomi di Indonesia. Diharapkan, kolaborasi mereka dengan seniman terbaik Inggris dapat memberi khasanah baru pada pembangunan kreatif ekonomi negeri ini.

Direktur Program British Council Mark Crossey mengatakan, ”British Council bermitra dengan pemain utama dalam sektor industri kreatif di Indonesia untuk memperluas jangkauannya terhadap generasi penerus, para inovator muda, sekaligus pemuka industri kreatif. Kolaborasi ini diharapkan dapat memungkinkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sosial di Indonesia sekaligus membantu memperluas jaringan industri ekonomi dan kreatif global.”

Sederet nama besar menjadi perwakilan Dewan Juri IYCE Awards 2012. Diantaranya Direktur Utama Femina Group Svida Alisjahbana, Pemimpin Redaksi Majalah Dewi Ni Luh Sekar, dan perancang busana ternama Indonesia Biyan Wanaatmadja untuk kategori Desain dan Fesyen. Mewakili Kategori Film dan Interaktif sejumlah nama seperti Presiden Direktur Multiply.com Stefan Magdalinski, dan Chief Information Officer PT Telkom Indonesia Indra Utoyo. British Council juga mendatangkan Steve Taylor, pakar kewirausahaan Inggris sebagai juri dan pelatih selama proses karantina. 

Para pemenang IYCE Awards 2012-2013 akan diumumkan pada Awarding Night IYCE Awards 2012 di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada 14 Juli 2012, mulai pukul 18.45-selesai.

Notes to Editor

Informasi lebih lanjut kunjungi situs kami: www.britishcouncil.org atau blog news.britishcouncil.or.id. Ikuti twitter kami @idBritish dan Facebook kami: BritishCouncilIndonesia

Untuk permohonan wawancara dan detail lebih lanjut dapat menghubungi:

Ester Dina Sihombing
Communications Officer
British Council 
E-mail: esterdina.sihombingi@britishcouncil.or.id

Camelia Harahap
IYCE Project Officer
British Council
E-mail:camelia.harahap@britsihcouncil.or.id

About the British Council

British Council menciptakan peluang internasional untuk Inggris dan negara-negara lain. Kami membangun kepercayaan di seluruh dunia. Kami adalah badan amal Royal Charter, didirikan sebagai organisasi internasional Inggris untuk menciptakan kesempatan pendidikan dan hubungan budaya. 

7.000 staf kami di 100 negara bekerja dengan para professional, pembuat kebijakan, dan jutaan kaum muda melalui Program Bahasa Inggris, seni, pendidikan dan kemasyarakatan.

Kami aktif di Indonesia sejak 1948. Program-program kami dirancang untuk menolong Indonesia menyadari potensinya dan memberi manfaat bagi Inggris. Kami ingin menciptakan hubungan bilateral yang lebih kuat dengan membantu kecakapan berbahasa Inggris. Secara internasional kami berfokus pada pendidikan tinggi dan menolong memperluas ekonomi kreatif dan kewirausahaan sosial berkelanjutan di kedua negara.