Rabu 18 April 2012

 

Tim Uni Eropa (UE) dan British Council melaksanakan kunjungan lapangan ke Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, untuk bertemu dengan pemangku kepentingan lokal dan pemegang otoritas tingkat kabupaten. Tujuan kunjungan ini adalah untuk meluncurkan program pendidikan dasar baru dan mempresentasikan hasil Kajian Cepat Partisipatif (Participatory Rapid Assessment), yang telah selesai dilaksanakan oleh British Council pada Februari 2012. Program sosialisi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman jelas kepada pemangku kepentingan lokal; mendorong komitmen kuat dan keterlibatan aktif mereka selama implementasi program.

Tim akan berkunjung ke SD Maje 09, salah satu sekolah penerima manfaat, dan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan pemangku kepentingan lokal di Kaur. Penandatangan MoU menandai resminya peluncuran program kemitraan dua tahun yang dilaksanakan dari 2012 sampai 2014. Program ini akan diimplementasikan pada tiga kecamatan di Kaur: Kecamatan Nasal, Maje, dan Muara Sahung.

Mewakili penandatanganan MoU dengan pemangku kepentingan lokal Kaur adalah Direktur British Council Indonesia Keith Davies. Bupati Kaur Dr. Ir. Hermen Malik, M.Sc., Neale Jagoe, Sekretaris Satu Kedutaan Besar Inggris di Jakarta dan Vaida Kudaiene, Staff Keuangan UE di Jakarta turut hadir untuk menyaksikan penandatanganan MoU tersebut.

Berdasarkan gerakan “Pendidikan untuk Semua” dan “United Nations Millennium Development Goals (MDGs)”, UE bersama mitra pembangunan lainnya telah berkomitmen untuk mendukung negara-negara berkembang dalam mencapai banyak tujuan, seperti memastikan pendidikan dasar bagi seluruh anak dan meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam kemitraannya dengan pemerintah Indonesia dan mitra pembangunan lainnya, UE hadir untuk menjamin seluruh siswa Indonesia mendapatkan akses terhadap pendidikan berkualitas.

Staff Keuangan UE Vaida Kudabiene menyatakan, “Kami berusaha untuk mengidentifikasi praktek terbaik di sektor pendidikan yang sesuai dengan konteks lokal. Ini merupakan kesempatan baik bagi UE untuk mendukung British Council, Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan, dan Pengurus Muhammadiyah, yang akan bekerja bersama-sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kaur melalui pelaksanaan MSS, Pengelolaan Berbasis Sekolah, pengembangan metodologi dan kapasitas pemangku kepentingan yang bertanggung jawab di bidang pendidikan.

Direktur British Council Indonesia Keith Davies mengatakan, “Meningkatkan pendidikan dasar di seluruh Indonesia, bahkan sampai ke wilayah-wilayah terpencil, sangat penting bagi pembangunan sosial dan ekonomi negara. British Council telah bekerja dengan guru-guru Indonesia dan LSM seperti organisasi kemasyarakatan Islam selama lebih dari 60 tahun. Kami senang dapat bekerjasama dengan UE dan mendukung inisiatif pembangunannya dengan menyediakan keahlian kami untuk lebih lanjut memperkuat pendidikan dasar di Kaur.”

Tujuan menyeluruh program Pendidikan Dasar di Kabupaten Kaur adalah untuk meningkatkan pendidikan dasar di kabupaten tersebut melalui penguatan kapasitas pemerintah lokal, lembaga non pemerintah, dan sekolah. Program ini selaras dengan kerangka kerja Rencana Strategis Pendidikan Dasar Indonesia 2010-2014 untuk berkontribusi kepada pengurangan kemiskinan sebagai hasil peningkatan akses terhadap kualitas pendidikan. Program ini akan melibatkan dan mempromosikan partisipasi aktif otoritas lokal, lembaga non pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya yang bertanggung jawab dalam pendidikan.

Kemitraan ini didanai oleh UE (75%) dan British Council (25%), dan diimplementasikan oleh British Council. UE akan menyediakan 2,3 milyar rupiah (€ 194.817) dan British Council akan menyediakan 700 juta rupiah (€ 65.320) untuk program kemitraan tersebut.

Sesuai dengan semangat konektivitas global dan era globalisasi, baik UE dan British Council percaya bahwa pendidikan yang efektif dan relevan sangat penting bagi partisipasi Indonesia dalam ekonomi global. Pendidikan memberikan akses yang lebih besar kepada pengetahuan, ketrampilan, kesempatan kerja, dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap kebudayaan lain. Program ini menyoroti komitmen UE untuk berinvestasi dan meningkatkan pendidikan dasar dan literasi dalam membangun masa depan berkesinambungan bagi generasi penerus Indonesia. Kemitraan ini akan memanfaatkan keahlian  dan pengalaman British Council  dalam meningkatkan kualitas mengajar keterampilan para guru yang nantinya akan berdampak pada kualitas pendidikan menyeluruh di Kaur.

Notes to Editor

For more information, please contact:

Mr Frane Maroevic, EC press and information adviser
Mr Ivan Ivanic, project manager NGO Lab Help

 

Mengenai Uni Eropa (UE):

 

Uni Eropa merupakan kemitraan unik ekonomi dan politik 27 negara-negara Eropa. UE telah memberikan setengah abad perdamaian, stabilitas dan kemakmuran, membantu meningkatkan standar hidup, meluncurkan mata uang tunggal Eropa, dan secara progresif membangun pasar tunggal luas Eropa dimana masyarakat, barang, pelayanan, dan modal bergerak bebas diantara negara-negara anggotanya.

Di Indonesia, UE bekerjasama dengan mitra sejajar dinamis untuk berbagi nilai inti demokrasi, keberagaman, dan pembangunan. Sebagai kekuatan ekonomi yang besar, UE dan Indonesia telah meraih lebih dari kerjasama intensif sebelumnya. Saat ini, UE dan Indonesia bekerjasama di bidang pendidikan, lingkungan dan perubahan iklim, respon tanggap darurat, keadilan, perdagangan, dan investasi.

UE terdiri dari 27 negara anggota yaitu Belgia, Bulgaria, Republik Czech, Denmark, Jerman, Estonia, Yunani, Spanyol, Perancis, Irlandia, Italia, Siprus, Latvia, Lithuania, Luxembourg, Hungaria, Malta, Belanda, Austria, Polandia, Portugal, Romania, Slovenia, Slovakia, Finlandia, Swedia, dan Inggris.

 

 

About the British Council

British Council menciptakan peluang-peluang internasional kepada masyarakat Inggris dan negara-negara lainnya dan membangun kepercayaan diantara mereka. Kami merupakan badan amal Royal Charter, berdiri sebagai organisasi internasional Inggris untuk kesempatan pendidikan dan hubungan budaya.

7.000 staff kami tersebar di 100 negara bekerja dengan ribuan professional, pembuat kebijakan, dan jutaan kaum muda setiap tahunnya melalui Bahasa Inggris, seni, program-program pendidikan dan kemasyarakatan. 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi: www.britishcouncil.org atau hubungi kantor kami di +62 (0)21 515 5561. Anda juga dapat langsung terhubung dengan British Council melalui Blog http://news.britishcouncil.or.id/; Twitter @idBritish, dan Facebook http://facebook.com/BritishCouncilIndonesia