Program hibah Terhubung Oleh Kebudayaan (Connections Through Culture) dirancang untuk membangun dan mengembangkan kerja sama budaya baru antara Asia Timur dan Inggris Raya. Program ini berperan penting dalam mendorong lahirnya gagasan baru dan kolaborasi yang melibatkan seniman dan organisasi budaya pada setiap tahap pengembangan. 
 
Dalam putaran program Terhubung Oleh Kebudayaan (Connections Through Culture) kali ini, pemberian hibah difokuskan pada dua area berbeda: keberagaman dan inklusi, dan upaya penanganan perubahan iklim. Berbagai upaya kolaboratif lintas batas dan disiplin seni akan mendorong lahirnya pemikiran dan gagasan baru untuk mengatasi tantangan terkait perubahan iklim. 
 
Pemberian hibah ditujukan untuk mendorong terbentuknya hubungan, pertukaran, dan kolaborasi baru. Diharapkan, hubungan dan kolaborasi jangka panjang akan terbentuk antara seniman, profesional di bidang kebudayaan, pelaku industri kreatif serta organisasi seni dan budaya, pusat kebudayaan, jaringan, dan kolektif.  

Penerima Hibah Indonesia Tahun 2023

QUEER CAMERA/DERIE: Queer Cinema Collectives Cruising Borders

Inggris Raya: Otherness Archive

Indonesia: Qamerad

Sebuah proyek film hasil kolaborasi antara kolektif asal Bali Qamerad dan kolektif asal London Arsip Keberbedaan/Otherness Archive yang bertujuan membangun solidaritas queer internasional melalui kolektif perfilman dan pendistribusian kembali berbagai sumber daya

Tetiten Swarane Tandur / Hear the Seeds Sing

Inggris Raya: Fusion Arts

Indonesia: Soboman Art Space 219

Sebuah pameran seni imersif yang digelar di Oxford, Inggris Raya, dengan tema penjelajahan Tradisi Cowongan dari kebudayaan masyarakat Jawa Tengah. Dimaksudkan sebagai respon terhadap krisis iklim, proyek ini ingin menginspirasi diskusi tentang keberlanjutan lingkungan alam dan pelestarian budaya.

Under the Bridge Water and Air

Inggris Raya: Walker&Bromwich

Indonesia: Rakarsa Foundation

Sebuah kolaborasi mengurai permasalahan lingkungan di Bandung dan Glasgow.

Melibatkan masyarakat di bantaran sungai dan jalur transportasi dalam rangkaian lokakarya, pencitraan visual, dan karya seni yang dapat dikenakan. Proyek ini bertujuan menggugah kesadaran lingkungan dan pemberdayaan masyarakat secara global.

Julian ‘Togar’ Abraham: Nottingham Contemporary

Inggris Raya: Nottingham Contemporary

Indonesia: Julian Abraham 'Togar'

Seniman asal Indonesia, Julian ‘Togar’ Abraham menghadirkan sejumlah proyek yang melibatkan interaksi sosial dan berpusat pada suara dalam pameran seni tunggal pertamanya yang digelar di Nottingham, Inggris Raya. Pameran ini berfokus pada penciptaan ruang yang dapat diakses melalui partisipasi aktif penonton dan pameran langsung. 

Bridging Cities: Exeter x Jakarta

Inggris Raya: Exeter UNESCO City of Literature

Indonesia: 17,000 Islands of Imagination Foundation

Sebuah kolaborasi Kota Sastra UNESCO yang bertujuan mengatasi dampak dari perubahan iklim. Dalam proyek ini, penulis dan seniman bertukar hasil karya mereka dalam sebuah kerangka kerja sama internasional dan mengeksplorasi peran sastra dalam aksi iklim.

Tab Space x Art.et.al: Capturing Surroundings

Inggris Raya: Art et al.

Indonesia: Tab Space

Kolaborasi virtual antara seniman neurodivergen dan neurotipikal dari Inggris Raya dan Indonesia dengan tujuan menciptakan seni, berbagi pengalaman, dan menumbuhkan pemahaman lintas budaya, yang menghasilkan sebuah pameran baru di Bandung.

Networking Archive: UK - Indonesia Contemporary Music (a digital residency)

Inggris Raya: Huddersfield Contemporary Music Festival

Indonesia: Perempuan Komponis Forum & Lab

Residensi digital untuk mengeksplorasi musik dan seni suara eksperimental. Empat peserta dari Inggris Raya dan Indonesia akan berkolaborasi dalam karya musik baru, dan hasilnya dibagikan secara digital untuk kemudian disajikan dalam sebuah pertunjukan di Indonesia.

Convergence Of Grace: Uniting Worlds Through Dance

Inggris Raya: Kadafi Mulula

Indonesia: KITAPOLENG

Sebuah film/dokumenter bertema tarian yang menampilkan kolaborasi antara penari difabel Arif “One-Legz” dan penari nondifabel Kadafi Mulula. Film ini mengeksplorasi nilai-nilai persatuan, keberagaman, dan kekuatan tarian dalam membawa perubahan dengan latar Bali.

PRISM: Understanding The Spectrum of Meaning in Disability Arts Collaboration

Inggris Raya: DaDa (DaDaFest)

Indonesia: Jogja Disability Arts

Sebuah proyek penelitian tentang kolaborasi seni disabilitas yang bermakna, dengan tujuan mengidentifikasi tantangan, hambatan, dan praktik terbaik, guna memberikan masukan untuk pedoman dan modul kegiatan dalam kolaborasi seni disabilitas di Inggris dan Indonesia.

‘Clayground’ — Jatiwangi Art Factory in residency at esea contemporary

Inggris Raya: esea contemporary

Indonesia: Jatiwangi Art Factory

Sebuah kolaborasi untuk eksplorasi isu keberlanjutan lingkungan alam melalui prakarsa tanah liat dan hutan yang saat ini telah berjalan. Residensi seniman di Manchester, Inggris Raya, mempertemukan penelitian yang dilakukan oleh Jatiwangi dengan ekosistem di Inggris Raya, sehingga tercipta sebuah pertukaran lintas budaya.